Make your own free website on Tripod.com

Blog Tools
Edit your Blog
Build a Blog
View Profile
« May 2012 »
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
You are not logged in. Log in
Entries by Topic
All topics  «
Pertama
Not So Blog
Saturday, 12 March 2005
First In
Mood:  flirty
Topic: Pertama
catatan saya yang pertama saya isi dengan puisi-puisi Sapardi Djoko Damono. Kecuali Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari, semua puisi saya salin dari wesite nunique tirta yang saya temukan di search engine yahoo.com

Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu of jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucap
diserap akar pohon bunga itu

1989
Sapardi Djoko Damono


BERJALAN KE BARAT WAKTU PAGI HARI

waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang
aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan
aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang telah menciptakan bayang-bayang
aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan

PADA SUATU HARI NANTI

pada suatu hari nanti
jasadku tak akan ada lagi
tapi dalam bait-bait sajak ini
kau takkan kurelakan sendiri
pada usatu hari nanti
suaraku tak terdengar lagi
tapi of antara larik-larik sajak ini
kau akan tetap kusiasati

pada suatu hari nanti
impianku pun tak dikenal lagi
namun of sela-sela huruf sajak ini
kau takkan letih-letihnya kucari

1991
Sapardi Djoko Damono

Dalam Diriku

Because the sky is blue
It makes me cry
(The Beatles)

dalam diriku mengalir sungai panjang,
darah namanya;
dalam diriku menggenang telaga darah,
sukma namanya;
dalam diriku meriak gelombang sukma,
hidup namanya!
dan karena hidup itu indah,
aku menangis sepuas-puasnya

1980
Sapardi Djoko Damono

Aku Ingin

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada bees yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

1989
Sapardi Djoko Damono


Posted by dony-osmond at 10:22 PM
Post Comment | Permalink

Newer | Latest | Older